~ LOVE ~

Apa sih cinta itu?
Benarkah seluruh daya hidup digerakkan olehnya?
Benarkah cinta sejati itu ada dan layak diperjuangkan dalam hidup?


Dulu aku percaya itu.
Cinta seperti yang dimiliki Tuhan, bagai proses emanasi yang takkan berhenti.

Cinta yang membuat kita eksis.

Cinta yang membuktikan kepenuhan diri dengan memberi tanpa pamrih.

Cinta yang menguatkan, memberi daya dorong, semangat.

Cinta yang melahirkan kesetiaan, meski tak berbalas sekali pun.

Cinta yang menyebabkan kegilaan, bisa ada airmata hanya karena rindu atau menerbitkan energi sprint untuk menyelesaikan segudang pekerjaan hanya dengan menaruh photonya di samping monitor PC.

(Hua ha ha...konyol)

Cinta yang juga mengakibatkan kebutaan, kenaifan maha dahsyat, karena si dia menjadi terlalu istimewa.

(Please deh ly, mana ada manusia tanpa kekurangan?)

Ternyata…
Untuk makhluk senisbi manusia, cinta yang bisa dimilikinya pun nisbi saja.

Hm…. mungkin cinta itu lebih digerakkan oleh momentum yang tepat. Momentum ketika satu hati yang siap menerima dan memberi, menemukan objek yang menarik.

Momentum itu menjadi sempurna tentu, bila ternyata ada dua hati yang terlibat di situ.
That’s it !!!!


Karena ternyata…
Ketika momentumnya berlalu, cinta pun berubah, mungkin beralih. Objek cinta bisa jadi tak menarik lagi ketika keseluruhan diri kemudian dipenuhi pengalaman dan pembelajaran baru. Maka jangan terlalu masygul bila kau merasa malu pernah mencintai orang yang ternyata belakangan ketahuan sikapnya, integritasnya tak membanggakan. Karena toh, ada suami yang dulu setengah mati mencintai istrinya namun ketika kerut-kerut hadir di wajah (keduanya, tentu), atau ketika istrinya kini hanya berdiam dirumah, mendedikasikan hidup untuk anak-anaknya dan entah tidak punya waktu untuk mengurus dirinya untuk menjaga kebugaran, kecantikan dan pesona yang selama ini digilai oleh suaminya dulu hingga waktu berlalu begitu saja, dia bingung mencari cinta yang dulu membakar hatinya.

Bila ternyata dalam kenisbiannya manusia dapat memelihara cinta sepanjang usia, mungkin karena dia memelihara momentum jatuh cinta itu. Dan pastinya karena cukup worthed untuk dipelihara.

Entah karena komitmen atau perjalanan cinta itu membuatnya makin berharga. Pengalaman, pembelajaran dan waktu-waktu berharga yang dilalui bersama.

Akhirnya…
Apa sih cinta itu?
Marx pasti juga menyebutnya sejenis opium.
Jung jelas mengatakan sepenuhnya menunjukkan gejala ‘ The Madness’.

Hm….. percayalah pada cinta karena bila tak memilikinya hidupmu terasa tak berharga.

Tapi jangan berharap dia abadi.

Cinta hanya bisa sangat dalam –sampai menghisap seluruh semangat hidup– dan hanya abadi dalam film-film, terutama film

Korea

.

Kalau begitu yuk, nonton film

Korea

saja! :-)

HAPPY NEW YEAR 2007 (^_^)

3 Responses to “~ LOVE ~”

  1. dzorfan Says:

    LOVE - John Lennon

    Love is real, real is love
    Love is feeling, feeling love
    Love is wanting to be loved
    Love is touch, touch is love
    Love is reaching,reaching love
    Love is asking to be loved

    Love is you
    You and me
    Love is knowing
    We can be

    Love is free, free is love
    Love is living, living love
    Love is needing to be loved

  2. dzorfan Says:

    OH MY LOVE - John Lennon

    Oh my love for the first time in my life
    My eyes are wide open
    Oh my love for the first time in my life
    My eyes can see

    I see the wind, oh I see the trees
    Everything is clear in my heart
    I see the clouds, oh I see the sky
    Everything is clear in our world

    I feel the sorrow, oh I feel the dreams
    Everything is clear in my heart
    I feel life, oh I feel love
    Everything is clear in our world
    Oh my love for the first time in my life
    My mind is wide open
    Oh my love for the first time in my life
    My mind can feel

  3. dzorfan Says:

    TAK HANYA DIAM
    ——————————
    Meresap kecup hangat… sebentuk cinta
    T’lah terukir di dalam jiwaku
    Seperti tetes embun menyegarkan hari
    Terciptakan keajaiban di hati..
    Cinta bukan hanya sekedar kata
    Cinta tak hanya diam
    Aku yang berkelana mengarungi hidup
    Mencari untaian arti,makna…
    Apakah sesungguhnya balasan dari cinta
    Pasti bukan harta dunia
    semata…
    Cinta bukan hanya sekedar kata
    Cinta bukan hanya pertautan hati
    Cinta bukan hasrat luapan jiwa
    Cinta tak hanya diam…
    Jika mungkin bumi harus terguncang badai
    Tapi cinta takkan mungkin hilang
    Cinta bukan hanya sekedar kata
    Cinta bukan hanya pertautan hati
    Cinta bukan hasrat luapan jiwa
    Cinta adalah cinta
    ——————————
    TERNYATA CINTA
    ——————————
    Ingin sungguh aku bicara
    Satu kali saja
    Sebagai ungkapan kata… perasaanmu padaku

    Telah cukup lama kudiam…
    didalam keheningan ini
    Kubekukan di bibirku
    Tak berdayanya tubuhku

    Kau yang sungguh selalu…?
    Menemani kesepianku?
    Menjaga lelap tidurku?
    Membasuhku setulusnya?

    Merekahnya fajar hatiku
    Menghangatkan luruhku
    Dan resapkan keharuman
    Engkau yang mencintaiku?

    Dan ternyata cinta yang menguatkan aku
    Dan ternyata cinta… (tulus mendekap jiwaku)
    - P A D I -

Leave a Reply