Archive for January, 2007

Dilagu yang Sama

Thursday, January 11th, 2007

Dilagu yang sama

aku teringat lagi

segala kerianganku

bersamamu

Memandang tanpa berkedip

jemari saling bertaut

hati kita sama menyahut

Mendengar lagu yang sama

aku teringat kata katamu

“……no matter what, my trust, care and sacrifice is always for you“

Ditengah risau

yang belum bisa kuhalau

aku semakin rindu

~from this moment~

My Deep Inside

Monday, January 8th, 2007

I want to tell you the truth

i want to tell you why i love you

i love you since i met you

but i wouldn’t allow myself to trully feel it

i was always thinking ahead

making decision out of fear

tonight, because of what i learned from you

every choice i made was different

and my life has completely changed

and i’m learned that if you do that

you are living your life fully

it doesn’t matter if you have five minutes or fifty years

Honey, if not for tonight, if not for you

i would never have known love at all

a pure love

unconditional love

so thank you for being the person who taught me to love

and to be loved

even for a short while

………

i gotta move on

somewhereinthedark, 010107

Setelah Dari Bogor Minggu Lalu

Wednesday, January 3rd, 2007

Jangan pernah berubah, teman

terlalu indah untuk sekedar menjadi dewasa

menjadi ahli filsafat

atau untuk sebuah kemapanan

Demi masa lalu, demi masa depan

begitu yakinnya aku dengan persamaan persepsi pertemanan kita

setelah beribu ribu rencana untuk bertemu, ahirnya kesampaian juga

Membangun kembali kenangan lama, mengingat dan memaafkan

atau sekedar bergosip

menanyakan kabar, keseharianmu

menakar apa yang telah kita capai

atau omong kosong tentang mimpi yang gila

mengingatkanku lagi tentang prinsip enam pilar keseimbangan hidup yang sampai sekarang aku tidak tahu apakah pilar kelima dan keenam itu JJ

Atas nama pertemanan

mengiky lah lagi denganku

~setelahdaribogorminggulalu~

Kangenku tak pernah tandas

Wednesday, January 3rd, 2007

Ada kanak kanak dalam diriku

yang sering menghampirimu   

dalam kata manja                                                               

lalu engkau tertawa

: sebel…., katamu dengan senyum

Ketika yang dewasa datang    

hanya ada heran saja      

kenapa muncul kanak-kanak itu   

lalu dia diam saja mencoba mencari jawabnya

Ada Bapak dalam dirimu 

yang membuatku selalu rindu

sapa, omelan dan juga godaan mu

: kangen ku tak pernah tandas

Ada kanak kanak 

Ada orang dewasa 

Menghampirimu

: lalu kau rengkuh

  dalam pelukanmu

~ di lengkung alis matamu ~