Kangenku tak pernah tandas

Ada kanak kanak dalam diriku

yang sering menghampirimu   

dalam kata manja                                                               

lalu engkau tertawa

: sebel…., katamu dengan senyum

Ketika yang dewasa datang    

hanya ada heran saja      

kenapa muncul kanak-kanak itu   

lalu dia diam saja mencoba mencari jawabnya

Ada Bapak dalam dirimu 

yang membuatku selalu rindu

sapa, omelan dan juga godaan mu

: kangen ku tak pernah tandas

Ada kanak kanak 

Ada orang dewasa 

Menghampirimu

: lalu kau rengkuh

  dalam pelukanmu

~ di lengkung alis matamu ~

2 Responses to “Kangenku tak pernah tandas”

  1. dzorfan Says:

    Kamu seperti hantu
    Kamu menghantuiku
    kemana pun tubuhku pergi
    kau terus membayangi aku

    Salahku biarkan kamu
    bermain dengan hatiku
    aku tak bisa memusnahkan
    kau dari pikiranku.. ini..

    tubuhku ada di sini
    tetapi tidak jiwaku
    kosong yang hanya kurasakan
    kau telah tinggal di hatiku

    Didalam keramaian aku masih merasa sepi
    sendiri memikirkan kamu
    kau genggam hatiku
    dan kau tuliskan namamu
    kau tulis namamu…
    Kosong - Dewa
    ——————————
    Ketika pertama kali, jiwamu/ku ingin selalu
    dekat dengan jiwaku/mu yang belum, bisa menterjemahkan segala
    arti pertemuan ini, arti cumbu rayu ini
    yang mungkin bisa memusnahkan, kenyataan hidup yang terjadi

    ketika jiwamu, merasuk ke dalam, aliran darahku dan meracuniku
    ketika jiwamu, memeluk hatiku, dan biarkan jiwaku cumbui jiwamu

    Ketika kamu aku, melebur menjadi satu
    dan hanya waktu yang mungkin bisa memahami apa yang
    terjadi

    apa yang sedang kurasa, apa yang sedang kau rasa
    adalah cinta yang tak bisa di jelaskan dengan kata-kata

    Mistikus Cinta - Dewa

  2. dzorfan Says:

    Seberapa pantaskah kau untuk ku tunggu
    Cukup indahkah dirimu untuk selalu kunantikan
    Mampukah kau hadir dalam setiap mimpi buruk ku
    Mampukah aku(kita?) bertahan di saat kita jauh

    Seberapa hebat kau untuk ku banggakan
    Cukup tangguhkah dirimu untuk selalu kuandalkan
    Mampukah kau bertahan dengan hidupku yang ‘malang’
    Sanggupkah kau meyakinkan disaat aku ‘bimbang’

    Celakanya…
    Hanya kaulah yang benar-benar aku tunggu
    Hanya kaulah yang benar-benar memahamiku (mudah2an)
    Kau pergi dan hilang ke mana pun kau suka

    Celakanya…
    Hanya kaulah yang pantas untuk ku banggakan
    Hanya kaulah yang sanggup untuk ku andalkan
    Diantara pedih aku selalu menantimu

    Mungkin kini kau telah menghilang tanpa jejak
    Mengubur semua indah kenangan
    Tapi aku selalu menunggumu disini
    Bila saja kau berubah pikiran..

    Seberapa Pantas - So7

Leave a Reply