Kangenku tak pernah tandas
Ada kanak kanak dalam diriku
yang sering menghampirimu
dalam kata manja
lalu engkau tertawa
: sebel…., katamu dengan senyum
Ketika yang dewasa datang
hanya ada heran saja
kenapa muncul kanak-kanak itu
lalu dia diam saja mencoba mencari jawabnya
Ada Bapak dalam dirimu
yang membuatku selalu rindu
sapa, omelan dan juga godaan mu
: kangen ku tak pernah tandas
Ada kanak kanak
Ada orang dewasa
Menghampirimu
: lalu kau rengkuh
dalam pelukanmu
~ di lengkung alis matamu ~
January 3rd, 2007 at 10:52 am
Kamu seperti hantu
Kamu menghantuiku
kemana pun tubuhku pergi
kau terus membayangi aku
Salahku biarkan kamu
bermain dengan hatiku
aku tak bisa memusnahkan
kau dari pikiranku.. ini..
tubuhku ada di sini
tetapi tidak jiwaku
kosong yang hanya kurasakan
kau telah tinggal di hatiku
Didalam keramaian aku masih merasa sepi
sendiri memikirkan kamu
kau genggam hatiku
dan kau tuliskan namamu
kau tulis namamu…
Kosong - Dewa
——————————
Ketika pertama kali, jiwamu/ku ingin selalu
dekat dengan jiwaku/mu yang belum, bisa menterjemahkan segala
arti pertemuan ini, arti cumbu rayu ini
yang mungkin bisa memusnahkan, kenyataan hidup yang terjadi
ketika jiwamu, merasuk ke dalam, aliran darahku dan meracuniku
ketika jiwamu, memeluk hatiku, dan biarkan jiwaku cumbui jiwamu
Ketika kamu aku, melebur menjadi satu
dan hanya waktu yang mungkin bisa memahami apa yang
terjadi
apa yang sedang kurasa, apa yang sedang kau rasa
adalah cinta yang tak bisa di jelaskan dengan kata-kata
Mistikus Cinta - Dewa
January 3rd, 2007 at 11:01 am
Seberapa pantaskah kau untuk ku tunggu
Cukup indahkah dirimu untuk selalu kunantikan
Mampukah kau hadir dalam setiap mimpi buruk ku
Mampukah aku(kita?) bertahan di saat kita jauh
Seberapa hebat kau untuk ku banggakan
Cukup tangguhkah dirimu untuk selalu kuandalkan
Mampukah kau bertahan dengan hidupku yang ‘malang’
Sanggupkah kau meyakinkan disaat aku ‘bimbang’
Celakanya…
Hanya kaulah yang benar-benar aku tunggu
Hanya kaulah yang benar-benar memahamiku (mudah2an)
Kau pergi dan hilang ke mana pun kau suka
Celakanya…
Hanya kaulah yang pantas untuk ku banggakan
Hanya kaulah yang sanggup untuk ku andalkan
Diantara pedih aku selalu menantimu
Mungkin kini kau telah menghilang tanpa jejak
Mengubur semua indah kenangan
Tapi aku selalu menunggumu disini
Bila saja kau berubah pikiran..
Seberapa Pantas - So7